Kamis, 24 Januari 2013

Sobatchy Basketball


Disini gua mau cerita tentang keluarga baru gua, mereka yang bikin gua betah disekolah, mereka yang ngajarin arti solidaritas dan kesederhanaan, mereka adalah...........................SOBATCHY BASKETBALL.

Ok disini gua mau cerita awal mula dibentuknya Sobatchy. Sobatchy Basketball dibentuk oleh angkatan 2 SMK Farmasi Tangerang 1 pada tanggal 8 November 2012 oleh Kak Bunga dkk. Ternyata teman kak Bunga punya kakak yang anak basket, tepatnya sekolah di SMK Muhammadiyah Tangerang.

Kak Shabrina mengajak kakaknya yang bernama Kak Ilham untuk melatih basket. Karena gak mau sendirian, Kak Ilham mengajak temannya untuk ikut melatih basket. Pelatih awal tadinya ada 4 orang, makin lama makin berkurang karena kesibukan masing-masing. Pelatih bertahan kita adalah Kak Muhammad Ilham, dan Kak Rizky Mahardiono.



Tim angkatan pertama (dalam Sobatchy) berlatih di sekolah, karena ada masalah lain mereka pun berpindah latihan di Lapangan WH. Mereka ngerasain susahnya jadi angkatan pertama yang berusaha mendirikan tim basket. Kostum angkatan mereka adalah berwarna dasar putih, line warna biru muda, dengan logo bola api. Tournament awa lmereka di Budi Luhur CUP dan berhasil masuk semi final.

Tim angkatan kedua juga sama, mereka merasakan pahit-pahitnya latihan berpindah-pindah. Kostum pertama  angkatan mereka adalah berwarna dasar putih, line warna biru muda-pink, dengan loga bola api berbarengan dengan angkatan pertama. Kostum kedua ankatan mereka adalah berwarna dasar putih dengan line biru tua dan kuning dan berlogo bola timbangan, berbarengan dengan kostum ankatan ketiga. Tournamet awal mereka di MercuBuana CUP 3on3, lalu di SMAN 2 CUP.


Tim angkatan ketiga, ini adalah tim angkatan gua. Kami mulai latihan pada hari minggu, latihannya pun di Lapangan WH dan sekarang di Lapangan SMK Faramasi Tangerang 1. Awalnya kami ada 12 orang, dan X-F1 mendominasi anak basket.







Sesudah habis semester 1 masuk 3 orang yang membawa angin segar di Sobatchy. Makin lama makin sedikit yang bertahan di Sobatchy sampaisekarang menyisakan 6 orang yang tahan banting hehehe.











Kostum pertama mereka adalah berwarna dasar putih dengan line biru tua dan kuning dan berlogo bola timbangan, berbarengan dengan kostum angkatan kedua. Kostum kedua mereka adalah kostum bolak-balik. Home, berwarna dasar hitam, dengan line kuning tanpa logo. Away, berwarna dasar putih dengan line biru tua tanpa logo berbarengan dengan angkatan keempat.

Pengalaman pertama sparing mereka bersama klub Basket, Always Basketball Club. Pada angkatan ini kami melebarkan sayap atau mendatangi sekolah-sekolah diluar kawasan Pinang.


Pengalaman tournament kami adalah di SMAN 2 CUP bersama angkatan kedua, kecuali Melda Lestari yang sudah lebih dulu bermain di Mercu Buana CUP bersama angkatan kedua. Hasilnya jauh diluar dugaan, yang sebelumnya sparing kami sering membuat point yang memuaskan. Kami pun masih penasaran dengan kemenangan  bersama dengan angkatan keempat kami pun mencoba lagi di SMAN 2 CUP dan masuk semifinal.





Selain latihan, sparing, tournament diantara kita juga ada yang punya bakat streetball. Udah tampil di acara Demo Ekskul tahun 2011, dan acara Wisuda Angkatan 3 SMK Farmasi Tangerang 1.
Disini, hanya tersisa 6 orang pada angkatan ke 3 gua ngerasain yang namanya solidaritas yang makin lama makin kuat, walaupun dalam bermain kami masih kurang nyambung. Tiap habis latihan kami makan bareng-bareng, ngebolang, ngembel, nonton bareng, pokoknya gak keitung! Disini kita udah saling ngunjungin rumah masing-masing. Disini juga kita udah kenal karakter satu sama lain, disini juga kita gentongers alias makannya pada banyak-banyak hehehe.

Tim angkatan keempat, disini memberikan warna baru untuk Basket Putra SMK Farmasi Tangerang 1. Alhamdulillah ada cowoknya walaupun hanya 4 orang. Mereka latihan di Lapangan SMK Farmasi Tangerang 1, untuk basket putri pada awalnya memberikan harapan untuk membuat 1 tim sayang, ini tidak bertahan karena berbagai kendala.






Pengalaman tournament pertama mereka adalah di SMAN 2 CUP bersama dengan angkatan ketiga. Kostum pertama mereka adalah kostum bolak-balik. Home, berwarna dasar hitam, dengan line kuning tanpa logo. Away, berwarna dasar putih dengan line biru tua tanpa logo berbarengan dengan angkatan ketiga.

Tim angkatan kelima, disini memberikan harapan untuk membentuk 1 tim basket putra. Untuk tahun ini yang mendominasi anak basket adalah X-F3. Untuk basket putri, awalnya banyak peminat tapi makin lama makin berkurang, tapi mereka juga punya semangat tinggi untuk bisa bermain basket.




Kita berharap banget kalian bisa nerusin langkah dan mimpi kami yang terhenti sampai semi final. Tolong banget rajin-rajin latihan, bisa karena terbiasa. Bikin bangga orang tua, coach, sekolah, dan tentunya diri sendiri. Jangan nyerah kalo kalian cuma berada pada posisi cadangan, kalian harus introspeksi diri kalo coach kalian memposisikan kalian di posisi cadangan. Banyak pemain-pemain hebat yang memulai dari nol dan berusaha keras. Positive thinking.

Mrs.Erma said: “Kalo kalian udah berusaha tapi tetep usaha kalian gak “terlihat” sama orang lain kalian jangan takut, Allah selalu ngeliat usaha dan kerja keras yang kalian lakuin.”

Jangan menganggap kalo ekskul bikin nilai kalian anjlok, jangan pernah berfikir kaya gitu. Kalo kalian ngejalanin dengan sengan hati dan memang itu hobi kalian, kalian gak akan berfikir kaya gitu. Malah ekskul bikin kalian banyak temen melalui sparing, bikin kalian percaya diri, dan tentunya bikin kalian sehat.

Terimakasih buat coach gua yang udah ngelatih dengan ekstra sabar, kalian bukan hanya ngasih pengetahuan basket, tapi lebih dari itu mulai dari teknologi, cara resign dari kantor yang lingkungannya kurang bersahabat sama kita pokoknya banyak deh. Terimakasih juga udah nganggep kita buka sekedar murid, tapi temen atau bahkan adik. Terimakasih juga udah ngorbanin waktu kalian buat ngelatih kita, maaf kami baru bisa memberikan semi final untuk kalian. Maaf kalo kami sering susah diatur.

Dan buat temen-temen satu tim gua, terimakasih kalian udah mau ngerti kekurangan gua, terimakasih udah mau ngajarin yang belom gua bisa. Maaf kalo gua suka gak nyambung sama jalan permainan kalian.
Buat adik-adik penerus, terimakasih kalian udah punya semangat tinggi ikut basket. Maaf kalo gua belom bisa nunjukin permainan yang baik buat kalian.

Gua nulis kaya gini bukan sok bener atau gimana, tapi ini pengalaman gua selama ekskul basket di SMK. Dulu di SMP pengalaman basket gua suram. Kesimpulannya, basket itu bukan ajang eksis atau kece tapi disini kalian bisa dapet lebih, bukan cuma bisa main basket aja.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar