Disini gua mau cerita tentang
keluarga baru gua, mereka yang bikin gua betah disekolah, mereka yang ngajarin
arti solidaritas dan kesederhanaan, mereka
adalah...........................SOBATCHY BASKETBALL.
Ok disini gua mau cerita awal
mula dibentuknya Sobatchy. Sobatchy Basketball dibentuk oleh angkatan 2 SMK
Farmasi Tangerang 1 pada tanggal 8 November 2012 oleh Kak Bunga dkk. Ternyata teman
kak Bunga punya kakak yang anak basket, tepatnya sekolah di SMK Muhammadiyah
Tangerang.
Kak Shabrina mengajak kakaknya
yang bernama Kak Ilham untuk melatih basket. Karena gak mau sendirian, Kak
Ilham mengajak temannya untuk ikut melatih basket. Pelatih awal tadinya ada 4
orang, makin lama makin berkurang karena kesibukan masing-masing. Pelatih
bertahan kita adalah Kak Muhammad Ilham, dan Kak Rizky Mahardiono.
Tim angkatan kedua juga sama,
mereka merasakan pahit-pahitnya latihan berpindah-pindah. Kostum pertama angkatan mereka adalah berwarna dasar putih,
line warna biru muda-pink, dengan loga bola api berbarengan dengan angkatan
pertama. Kostum kedua ankatan mereka adalah berwarna dasar putih dengan line biru
tua dan kuning dan berlogo bola timbangan, berbarengan dengan kostum ankatan
ketiga. Tournamet awal mereka di MercuBuana CUP 3on3, lalu di SMAN 2 CUP.
Tim angkatan
ketiga, ini adalah tim angkatan gua. Kami mulai latihan pada hari minggu,
latihannya pun di Lapangan WH dan sekarang di Lapangan SMK Faramasi Tangerang 1.
Awalnya kami ada 12 orang, dan X-F1 mendominasi anak basket.
Sesudah habis semester 1 masuk 3 orang yang membawa angin segar di Sobatchy. Makin lama makin sedikit yang bertahan di Sobatchy sampaisekarang menyisakan 6 orang yang tahan banting hehehe.
Sesudah habis semester 1 masuk 3 orang yang membawa angin segar di Sobatchy. Makin lama makin sedikit yang bertahan di Sobatchy sampaisekarang menyisakan 6 orang yang tahan banting hehehe.
Kostum pertama
mereka adalah berwarna dasar putih dengan line biru tua dan kuning dan berlogo
bola timbangan, berbarengan dengan kostum angkatan kedua. Kostum kedua mereka
adalah kostum bolak-balik. Home, berwarna dasar hitam, dengan line kuning tanpa
logo. Away, berwarna dasar putih dengan line biru tua tanpa logo berbarengan
dengan angkatan keempat.
Pengalaman pertama
sparing mereka bersama klub Basket, Always Basketball Club. Pada angkatan ini
kami melebarkan sayap atau mendatangi sekolah-sekolah diluar kawasan Pinang.
Pengalaman
tournament kami adalah di SMAN 2 CUP bersama angkatan kedua, kecuali Melda Lestari
yang sudah lebih dulu bermain di Mercu Buana CUP bersama angkatan kedua.
Hasilnya jauh diluar dugaan, yang sebelumnya sparing kami sering membuat point
yang memuaskan. Kami pun masih penasaran dengan kemenangan bersama dengan angkatan keempat kami pun
mencoba lagi di SMAN 2 CUP dan masuk semifinal.
Selain latihan,
sparing, tournament diantara kita juga ada yang punya bakat streetball. Udah
tampil di acara Demo Ekskul tahun 2011, dan acara Wisuda Angkatan 3 SMK Farmasi
Tangerang 1.
Disini, hanya
tersisa 6 orang pada angkatan ke 3 gua ngerasain yang namanya solidaritas yang makin
lama makin kuat, walaupun dalam bermain kami masih kurang nyambung. Tiap habis
latihan kami makan bareng-bareng, ngebolang, ngembel, nonton bareng, pokoknya
gak keitung! Disini kita udah saling ngunjungin rumah masing-masing. Disini
juga kita udah kenal karakter satu sama lain, disini juga kita gentongers alias
makannya pada banyak-banyak hehehe.
Tim angkatan
keempat, disini memberikan warna baru untuk Basket Putra SMK Farmasi Tangerang
1. Alhamdulillah ada cowoknya walaupun hanya 4 orang. Mereka latihan di
Lapangan SMK Farmasi Tangerang 1, untuk basket putri pada awalnya memberikan
harapan untuk membuat 1 tim sayang, ini tidak bertahan karena berbagai kendala.
Pengalaman
tournament pertama mereka adalah di SMAN 2 CUP bersama dengan angkatan ketiga.
Kostum pertama mereka adalah kostum bolak-balik. Home, berwarna dasar hitam,
dengan line kuning tanpa logo. Away, berwarna dasar putih dengan line biru tua
tanpa logo berbarengan dengan angkatan ketiga.
Tim angkatan
kelima, disini memberikan harapan untuk membentuk 1 tim basket putra. Untuk
tahun ini yang mendominasi anak basket adalah X-F3. Untuk basket putri, awalnya
banyak peminat tapi makin lama makin berkurang, tapi mereka juga punya semangat
tinggi untuk bisa bermain basket.



Kita berharap
banget kalian bisa nerusin langkah dan mimpi kami yang terhenti sampai semi
final. Tolong banget rajin-rajin latihan, bisa karena terbiasa. Bikin bangga
orang tua, coach, sekolah, dan tentunya diri sendiri. Jangan nyerah kalo kalian
cuma berada pada posisi cadangan, kalian harus introspeksi diri kalo coach
kalian memposisikan kalian di posisi cadangan. Banyak pemain-pemain hebat yang
memulai dari nol dan berusaha keras. Positive thinking.
Mrs.Erma said: “Kalo
kalian udah berusaha tapi tetep usaha kalian gak “terlihat” sama orang lain
kalian jangan takut, Allah selalu ngeliat usaha dan kerja keras yang kalian
lakuin.”
Jangan menganggap
kalo ekskul bikin nilai kalian anjlok, jangan pernah berfikir kaya gitu. Kalo
kalian ngejalanin dengan sengan hati dan memang itu hobi kalian, kalian gak akan
berfikir kaya gitu. Malah ekskul bikin kalian banyak temen melalui sparing,
bikin kalian percaya diri, dan tentunya bikin kalian sehat.
Terimakasih buat
coach gua yang udah ngelatih dengan ekstra sabar, kalian bukan hanya ngasih
pengetahuan basket, tapi lebih dari itu mulai dari teknologi, cara resign dari
kantor yang lingkungannya kurang bersahabat sama kita pokoknya banyak deh.
Terimakasih juga udah nganggep kita buka sekedar murid, tapi temen atau bahkan
adik. Terimakasih juga udah ngorbanin waktu kalian buat ngelatih kita, maaf
kami baru bisa memberikan semi final untuk kalian. Maaf kalo kami sering susah
diatur.
Dan buat
temen-temen satu tim gua, terimakasih kalian udah mau ngerti kekurangan gua,
terimakasih udah mau ngajarin yang belom gua bisa. Maaf kalo gua suka gak
nyambung sama jalan permainan kalian.
Buat adik-adik
penerus, terimakasih kalian udah punya semangat tinggi ikut basket. Maaf kalo
gua belom bisa nunjukin permainan yang baik buat kalian.
Gua nulis kaya
gini bukan sok bener atau gimana, tapi ini pengalaman gua selama ekskul basket
di SMK. Dulu di SMP pengalaman basket gua suram. Kesimpulannya, basket itu
bukan ajang eksis atau kece tapi disini kalian bisa dapet lebih, bukan cuma
bisa main basket aja.















Tidak ada komentar:
Posting Komentar